Tampak depan gedung Menara Matahari 2 Jalan Boulevard Palm Raya No. 7 Kelapa Dua, Rabu (17/10/2018).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penggeledahan di kantor Lippo Group Menara Matahari 2 Lantai 22 Jalan Raya Boulevard Palm Kelapa Dua, Rabu (17/10/2018).

“Penggeledahan dilakukan untuk penyidikan dugaan suap terkait perizinan Meikarta,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Pantauan wartawan di lokasi penggeledahan berlangsung sekira pukul 16:00, terlihat dua petugas Brimob Mabes Polri berjaga di depan ruang kantor Lippo Group yang sedang di geledah petugas KPK.

Sebelumnya KPK menetapkan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro sebagai tersangka suap pembangunan Mega Proyek Meikarta, Billy menyuap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan sejumlah kepala dinas di Kabupaten Bekasi.

Selain Billy, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka pemberi suap. Masing-masing yakni Taryudi dan Fitra Djaja Purnama yang merupakan konsultan Lippo Group.

Sementara satu tersangka pemberi suap lainnya adalah Henry Jasmen yang merupakan pegawai Lippo Group.

Billy dan tiga orang lainnya diduga memberi suap terkait proyek perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Neneng selaku bupati dan para kepala dinas diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group. Namun, hingga operasi tangkap tangan, KPK menduga baru terjadi penyerahan uang sebesar Rp 7 miliar.