“Tunjukan bahwa kita semua bersaudara, luka Palu, luka kita juga. Tunjukkan, tunjukkan oleh kita, derita Palu, derita kita jua”

Potongan lirik lagu Marjinal “Luka Kita” menjadi pengiring dalam penggalangan donasi peduli Gempa dan Tsunami Sulteng oleh kawan-kawan Sarekat Studen Demokratik, Senin (1/9/2018) di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Menyusuri setiap pojok kampus yang menjadi tempat setiap mahasiswa bersantap dan bersantai, alunan gitar dan nyanyian menguap menjadi bentuk peduli, seketika kotak kardus menjadi wadah amal mahasiswa.

“Tak hanya memberikan donasi berupa uang, ada juga mahasiswa yang langsung membuka pakaiannya untuk didonasikan,” ungkap Arlandy Giffari Ketua Sarekat Studen Demokratik.

Merogoh kantong celana dan tasnya, terlihat antusias mahasiswa memberikan bantuan, tidak sampai satu jam, uang terkumpul kurang lebih empat ratus ribu rupiah, usai mengitari kampus, kawan-kawan Sarekat Studen Demokratik kembali ke posko mengakhiri nyanyian karya marjinal pada tahun 2004 silam itu.

“Kurang lebih empat ratus ribu uang yang terkumpul dari hasil ngamen,” tutur Arlandy.

Selain ngamen, untuk mempermudah mahasiswa yang ingin berdonasi, Sarekat Studen Demokratik juga membuka posko bantuan selama tiga hari kedepan, mahasiswa bisa berdonasi dengan banyak hal, uang, pakaian, barang, ataupun makanan.

“Posko Bencana Palu akan kami buka di kampus UIN selama tiga hari, bagi teman-teman yang ingin berdonasi bisa mendatangi posko kami di area Gedung Student Center UIN Jakarta,” tambahnya.

Sarekat Studen Demokratik akan menyalurkan uang dan logistik yang terkumpul kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah setelah posko ditutup, melalui posko relawan yang berangkat ke Palu, donasi akan dititipkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here